SOSIALISASI PIMKOL TINGKAT DESA Tahun 2018
SOSIALISASI PIMKOL Tahun - 2018 DAN REALISASI PERGULIRAN
Yang dihadiri oleh : Kepala Desa Peterongan Dan Camat Peterongan
Pengukuhan dan Sumpah Pimpinan Kolektif
LKM MANDIRI SEJAHTERA Desa Peterongan
Periode 2018-2021
LAPORAN AKHIR PERTANGGUNG JAWABAN
LKM “ MANDIRISEJAHTERA” TAHUN 2018
Bentuk
laporan pertanggung jawaban Badan keswadayaan Masyarakat (BKM) dengan
mengadakan Rembug Warga Tahunan atau yang biasa di sebut RWT. Serta Pemilihan
Pimpinan Kolektif LKM ,Dari sinilah muncul tokoh atau pemimpin secara bersama -
sama yang akan menjalankan roda organisasi / lembaga.
LKM/BKM
disamping sebagai dewan pengambil keputusan juga untuk menggalang potensi
dan sumber daya, baik yang dimiliki masyarakat maupun yang bersumber dari luar ,dalam
upaya penanggulangan berbagai persoalan pembanguanan kelurahan. LKM/BKM juga
merupakan jembatan penghubung aspirasi warga serta memperjuangkan kebutuhan
warga di tingkat kelurahan.
Tepatnya
pada tanggal 17 Setember 2018 pada acara
Rembug Warga Tahunan, LKM “ MANDIRI SEJAHTERA” Desa Peterongan melaksanakan Siklus 3 Tahunan Masyarakat untuk
melakukan Pemilihan Pimpinan Kolektif periode
208 -2021
yang dihadiri oleh berbagai elemen atau pejabat setempat seperti, Lurah, Utusan-utusan
langsung yang dipilih dari RT/RW diantaranya harus ada warga miskin, Tokoh
Masyarakat, Tokoh Agama, Faskel KOTAKU
Kepala desa Peterongan menuturkan BKM sebagai salah satu wadah
pelaksana program penanggulangan kemiskinan di tingkat Kelurahan yang merupakan
lembaga yang bersifat mandiri/independen. “LKM
“ MANDIRI SEJAHTERA”dibentuk
untuk menangani persoalan - persoalan yang ada di masyarakat. Sehingga sudah
sepatutnya kita “BKM” berbuat demi kemaslahatan warga Desa Peterongan agar lebih baik”. Jabatan ini adalah
titipan dari warga, untuk warga, mari sama - sama kita mengentaskan
kemiskinan dan menjadikan desa Peterongan Bebas dari Kekumuhan serta Pencegahan Kawasan Kumuh dengan program
- program yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
Program Nasional Pemberdayaan
Masyarakat (PNPM) di Perkotaan pada akhir April 2015 bertransformasi ke Program
Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Konsep program ini ke depannya konsentrasi pada
penanganan wilayah kumuh dengan tagline 100-0-100, yakni 100%
akses air minum layak, 0% lingkungan kumuh, 100% akses sanitasi layak.
Keberadaan Lembaga/Badan Keswadayaan
Masyarakat (LKM/BKM) di Desa
Peterongan dalam
capaian penilaian kelembagaan kondisi LKM/BKM yang Mandiri, untuk program Koataku
kerja keras dan kerelawanan yang tinggi dalam mempersiapkan data baseline
100-0-100 nantinya akan mengeluarkan profil kawasan kumuh di Desa Peterongan. Dalam proses persiapan pelaksanaan BKM
melakukan kordinasi dengan berbagai pihak baik dengan Korkot Maupun pihak
pemerintahan dalam rangka bagaimana penguatan kelembagaan ini bisa berjalan
dengan baik agar target yang diinginkan bisa tercapai dengan maksimal sebagai
mana yang diinginkan program ke depannya. Banyak hal yang harus disiapkan baik
mekanisme ataupun strategi pelaksanaan kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan
LKM/BKM dalam melaksanakan program KOTAKU dan upaya-upaya BKM/LKM dalam
menjalin kemitraan dengan pihak lain.
Salam “KOTA TANPA KUMUH”




Tidak ada komentar:
Posting Komentar